Selasa, 04 Oktober 2016

PALESTINA NEGERI PILIHAN



ini lah sebuah negeri yang sangat di berkahi oleh Allah . berbagai cobaan yang kau berikan wahai saudaraku bukti ALLAH menyayangi kalian ,,,percayalah jihad kalian pasti  mendapat balasan yang terbaik.serangan demi serangan yang diberikan oleh bangsa israel tidak mematah kan semangat kalian untuk selalu beribadah kepada Allah.hal itulah yang patut kita contoh sebagai anak bangsa indonesia...dikala senang dan susah kita harus selalu mengingat Allah.tapi hal tersebut jarang kita temui dalam kehidupan sehari hari .kadang kadang kita ,menunda-nunda waktu sholat ,padahal kegiatan tersebut bisa kita tinggalkan sebentar hanya untuk beribadah kepadaNya .disana kaum muslimin sangat sulit untuk melaksanakan sholat berjama'ah,setiap ingin mengerjakan sholat mereka selalu mendapat serangan dari bangsa israel.anak -anak yang tidak berdosa juga tidak membuat hati bangsa israel merasa kasihan atas penderitaan yang mereka alami.oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan keberkahan tanah Palestina, tanah yang juga termasuk bagian dari Syam. Keberkahannya ini dapat dirunut, misalnya Syam menjadi tempat hijrah Nabi Ibrahim Alaihissalam, tempat singgah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menjalankan Isra dan Mi’raj, tempat dakwah para Nabi. Dakwah yang membawa misi agama tauhid. Dan juga lantaran keberadaan Masjidil Aqsha di tanah Palestina yang penuh berkah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” [Al-Israa : 1]
Selain memuliakan tanah Palestina, Allah juga memilih Mekkah dan Madinah. Begitulah Allah telah mengistimewakan wilayah Syam, dan Masjidil Aqsha. Dan Allah memilih Nabi kita, Muhammad Shallall
Ummat Islam adalah Ummat satu tubuh,penderitaan saudara kita di Gaza adalah penderitaan kita ummat Islam dimana pun berada.. dan adalah kewajiban setiap kita untuk menolong saudara-saudara kita di palestina yang berperang seorang diri mewakili kaum muslimin menghadapi musuh kita dengan apa yang kita bisa berikan.. jangan lupakan mereka dalam setiap lantunan doa kita.. sisihkan sebagian rezeki kita untuk perjuangan mereka.. nampakkan solidaritas kita muslim Indonesia,…. Allah berfirman : وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ . Mari kita tolong dengan harta kita.. Mari bantu dengan doa kita.. Mari kita bantu mereka dengan kita taat kepada Allah… Jaga sholat kita,tunnaikan kewajiban zakat kita.. Mari kita bantu mereka dengan peran aktif kita dalam gerakan dakwah,.. gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Karena hanya dengan inilah Izzatul islam akan Allah kembalikan. Dengan jalan inilah kita akan menjadi ummat yang disegani dan ketika itu tidak akan ada yang berani menyakiti Islam dan Kaum Muslimin.. الذين إن مكناهم في الأرض أقاموا الصلاة وآتوا الزكاة وأمروا بالمعروف ونهوا عن المنكر Jika ini yang kita wujudkan pertolongan itu akan segera datang.. Di hari itulah batu dan pepohonan akan berbicara…

Sumber Tulisan: http://wahdah.or.id/khutbah-jumat-doa-kami-untuk-palestina/
Ummat Islam adalah Ummat satu tubuh,penderitaan saudara kita di Gaza adalah penderitaan kita ummat Islam dimana pun berada.. dan adalah kewajiban setiap kita untuk menolong saudara-saudara kita di palestina yang berperang seorang diri mewakili kaum muslimin menghadapi musuh kita dengan apa yang kita bisa berikan.. jangan lupakan mereka dalam setiap lantunan doa kita.. sisihkan sebagian rezeki kita untuk perjuangan mereka.. nampakkan solidaritas kita muslim Indonesia,…. Allah berfirman : وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ . Mari kita tolong dengan harta kita.. Mari bantu dengan doa kita.. Mari kita bantu mereka dengan kita taat kepada Allah… Jaga sholat kita,tunnaikan kewajiban zakat kita.. Mari kita bantu mereka dengan peran aktif kita dalam gerakan dakwah,.. gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Karena hanya dengan inilah Izzatul islam akan Allah kembalikan. Dengan jalan inilah kita akan menjadi ummat yang disegani dan ketika itu tidak akan ada yang berani menyakiti Islam dan Kaum Muslimin.. الذين إن مكناهم في الأرض أقاموا الصلاة وآتوا الزكاة وأمروا بالمعروف ونهوا عن المنكر Jika ini yang kita wujudkan pertolongan itu akan segera datang.. Di hari itulah batu dan pepohonan akan berbicara…

Sumber Tulisan: http://wahdah.or.id/khutbah-jumat-doa-kami-untuk-palestina/
ahu ‘alaihi wa sallam dengan menjadikannya sebagai khatamul anbiya wal mursalin. [1]

ya ALLAH selamatkanlah mereka para auliamu , para aulia kecil yang tidak berdosa , sayangi mereka  yang sedang Engkau uji disana, berikanlah kebahagian mereka yang lam mereka nantikan , dan  terimalah jihad mereka yang memperjuangkan agamu ya Allah . aamin ya rabbal a'lamin.
Ummat Islam adalah Ummat satu tubuh,penderitaan saudara kita di Gaza adalah penderitaan kita ummat Islam dimana pun berada.. dan adalah kewajiban setiap kita untuk menolong saudara-saudara kita di palestina yang berperang seorang diri mewakili kaum muslimin menghadapi musuh kita dengan apa yang kita bisa berikan.. jangan lupakan mereka dalam setiap lantunan doa kita.. sisihkan sebagian rezeki kita untuk perjuangan mereka.. nampakkan solidaritas kita muslim Indonesia,…. Allah berfirman : وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ . Mari kita tolong dengan harta kita.. Mari bantu dengan doa kita.. Mari kita bantu mereka dengan kita taat kepada Allah… Jaga sholat kita,tunnaikan kewajiban zakat kita.. Mari kita bantu mereka dengan peran aktif kita dalam gerakan dakwah,.. gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Karena hanya dengan inilah Izzatul islam akan Allah kembalikan. Dengan jalan inilah kita akan menjadi ummat yang disegani dan ketika itu tidak akan ada yang berani menyakiti Islam dan Kaum Muslimin.. الذين إن مكناهم في الأرض أقاموا الصلاة وآتوا الزكاة وأمروا بالمعروف ونهوا عن المنكر Jika ini yang kita wujudkan pertolongan itu akan segera datang.. Di hari itulah batu dan pepohonan akan berbicara…

Sumber Tulisan: http://wahdah.or.id/khutbah-jumat-doa-kami-untuk-palestina/

Saudaraku, jangan pernah remehkan pengaruh doa Anda apalagi jika mendoakan saudara muslim tanpa sepengetahuan fihak yang didoakan. Doa Qunut Nazilah yang kita bacakan sekarang berkaitan dengan pembantaian pasukan Zionis Israel atas saudara-saudara kita kaum muslimin di Gaza, Palestina. Intinya kita memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar menolong dan memenangkan kaum muslimin dan mujahidin Palestina di Gaza sembari mengharapkan kekalahan bahkan kehancuran fihak Yahudi Zionis Israel.
Saudaraku, tidak banyak yang bisa kita lakukan. Sungguh, kita sangat geram, sedih sekaligus menyesal bahwa tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk kaum Muslimin Palestina di Gaza. Mereka dizalimi oleh kekuatan terlaknat pasukan Zionis Israel. Mereka diharuskan berada di dalam sebuah pertempuran tidak seimbang. Hanya doa yang bisa kita kirim untuk mereka. Ingatlah, doa bukan perkara ringan. Ia merupakan senjata orang beriman. Marilah kita mengharuskan diri membaca doa Qunut Nazilah dalam sholat-sholat kita pada hari-hari ini.
Saudaraku, doa Anda tidak ada yang diabaikan oleh Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengbulkan doa hamba-hambaNya yang beriman dan beramal sholeh. Percayalah, kemenangan Islam dan Ummat Islam pasti terjadi, sebab itulah skenario Allah….

Ummat Islam adalah Ummat satu tubuh,penderitaan saudara kita di Gaza adalah penderitaan kita ummat Islam dimana pun berada.. dan adalah kewajiban setiap kita untuk menolong saudara-saudara kita di palestina yang berperang seorang diri mewakili kaum muslimin menghadapi musuh kita dengan apa yang kita bisa berikan.. jangan lupakan mereka dalam setiap lantunan doa kita.. sisihkan sebagian rezeki kita untuk perjuangan mereka.. nampakkan solidaritas kita muslim Indonesia,…. Allah berfirman : وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ . Mari kita tolong dengan harta kita.. Mari bantu dengan doa kita.. Mari kita bantu mereka dengan kita taat kepada Allah… Jaga sholat kita,tunnaikan kewajiban zakat kita.. Mari kita bantu mereka dengan peran aktif kita dalam gerakan dakwah,.. gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Karena hanya dengan inilah Izzatul islam akan Allah kembalikan. Dengan jalan inilah kita akan menjadi ummat yang disegani dan ketika itu tidak akan ada yang berani menyakiti Islam dan Kaum Muslimin.. الذين إن مكناهم في الأرض أقاموا الصلاة وآتوا الزكاة وأمروا بالمعروف ونهوا عن المنكر Jika ini yang kita wujudkan pertolongan itu akan segera datang.. Di hari itulah batu dan pepohonan akan berbicara…

Sumber Tulisan: http://wahdah.or.id/khutbah-jumat-doa-kami-untuk-palestin


KATA -KATA MUTIARA INSPIRASI NOVEL

 
 
 
 
 
 
I love the rain. becauce when i was walking under the rain, nobody know that i cried…
 
“Terkadang, mata bisa lebih banyak bercerita daripada bibir” – XX

‘Kalian berdiam disaat kesulitan & membutuhkan, alangkah baiknya kalianpun berdoa dipuncak kegirangan’ – Sang Nabi

Kelemahan adalah syarat seorang manusia dikatakan kuat…..’ – Ranting Cinta Yang Patah

‘Kehidupan adalah rangkaian perbuatan yang benar dan yang salah’ – Maryamah Karpov

“Biasanya sesuatu yang terlalu indah di luar menyimpan banyak misteri didalamnya, maka itu jangan mudah terkesima.” – Aerial

“Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu.” – Autumn in Paris

“Hidup ini begitu berharga sekaligus begitu rapuh.” – 57 detik

“Amarah itu mematikan hati & melukai, menutup maaf, & menciptakan benci” – Still..

“Siapa takut menjadi perawan tua? Hari gini, menikah bukan lagi sekedar institusi romantis nggak jelas. Menikah adalah kerjasama dua pihak yg menguntungkan. Persis kayak merger dua perusahaan gede. Masalahnya, saya belum berhasil menemukan perusahaan yg sehat, yg saya temukan kebanyakan perusahaan sekarat.”Tiga Venus-Clara Ng
 
“Tuhan menciptakan kehidupan begitu adil–manusia tidak lepas dari kesalahan,tetapi memiliki antrean kebaikan yang amat panjang” Coming Home-Sefryana Khairil
 
Kalau ada kupu-kupu yang terperangkap di sarang laba-laba, orang cenderung akan menolong kupu-kupu itu walaupun mungkin si laba-laba belum makan selama berhari-hari,” jelas Nadya. “Tapi gimana kalau yang terperangkap adalah ulat yang belum jadi kupu-kupu? Orang tetap nolong nggak? Padahal, keduanya sama. Di dunia ini, memang harus cantik supaya ditolong.” Let Go; Setiap Cerita Punya Ruang Sendiri di Dalam Hati [hal. 138-139]
 
 “Aku baca buku karena aku suka, bukan karena aku mengharap suatu penilaian dari orang-orang di sekitar aku. Bukan karena aku ingin dianggap hebat atau pintar atau berpendidikan atau beradab cuma karena udah baca sebuah karya sastra.” Let Go; Setiap Cerita Punya Ruang Sendiri di Dalam Hati [hal. 60]
 
‘Kesulitan akan gampang dipecahkan dengan mengubah cara pandang’ – Maryamah Karpov
 
‘Kebahagian itu soal bagaimana menyikapi kenyataan yang ada’ – Soulmate.com
 
‘Lu tuh ga ngerasa idup lu udah enak, kadang lu keenakan sampe akhirnya ga mensyukuri’ – Grafiti‘Ketika manusia ditekan diluar batas kewajaran, maka insting pertama adalah memberontak’ – 168 Jam Dalam Sandera

Senin, 03 Oktober 2016

AL-FATIH SEORANG PEJUANG ISLAM

 pelajarah sejarah hari ini sangat seru dan sangat memotivasi.yaitu dari kisah al-fatih seorang pejuang islam yang diceritakan ibu hafsah (guru yang ngajar pelajaran sejarah)di kelas kami.kalau mau lebih lanjut baca tentang kisahnya berikut ini!

 Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal Al-Musad tentang penakhlukan Konstantinopel oleh Kaum Muslimin akhirnya terwujud.
Dalam Sabdanya, Rasulullah menyampaikan bahwa : “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”
Tepat pada hari Jumat, 6 April 1453 M, 150.000 ribu pasukan kaum Muslimin dibawah kepemimpinan Muhammad al-Fatih merencanakan penyerangan ke Konstantinopel dari berbagai penjuru benteng kota. Saat Itu pasukan dilengkapi dengan meriam teknologi terbaru.
Sebelum melakukan penyerangan, Muhammad Al-Fatih terlebih dahulu menggunakan cara damai dengan mengirimkan surat kepada Paleologus untuk masuk Islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai dan membayar upeti atau pilihan terakhir yaitu perang. Constantine menjawab bahwa dia tetap akan mempertahankan kota dengan dibantu Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovani Giustiniani dari Genoa.
Kota Konstantinopel memiliki benteng yang tingginya lebih dari 10 meter dengan sisi luar benteng pun dilindungi oleh parit selebar 7 meter, sangat sulit ditembus.
Dari sebelah barat pasukan artileri harus membobol benteng dua lapis, dari arah selatan Laut Marmara pasukan laut Turki harus berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani dan dari arah timur armada laut harus masuk ke selat sempit Golden Horn yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat.
Berhari-hari hingga berminggu-mingu benteng Byzantium tak bisa jebol, kalaupun runtuh membuat celah maka pasukan Constantine langsung mempertahankan celah tersebut dan cepat menutupnya kembali. Usaha lain pun dicoba dengan menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal.
Hingga akhirnya sebuah ide yang terdengar bodoh dilakukan hanya dalam waktu semalam. Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui Teluk Golden Horn yang sudah dirantai. Ide tersebut akhirnya dilakukan, yaitu dengan memindahkan kapal-kapal melalui darat untuk menghindari rantai penghalang, hanya dalam semalam dan 70-an kapal bisa memasuki wilayah Teluk Golden Horn (ini adalah ide ”tergila” pada masa itu namun Taktik ini diakui sebagai antara taktik peperangan (warfare strategy) yang terbaik di dunia oleh para sejarawan Barat sendiri)
29 Mei 1453 M, setelah sehari istirahat perang, pasukan Muhammad Al-Fatih kembali menyerang total, diiringi hujan dengan tiga lapis pasukan, irregular di lapis pertama, Anatolian army di lapis kedua dan terakhir pasukan elit Yanisari. Giustiniani sudah menyarankan Constantine untuk mundur atau menyerah tapi Constantine tetap konsisten hingga gugur di peperangan. Kabarnya Constantine melepas baju perang kerajaannya dan bertempur bersama pasukan biasa hingga tak pernah ditemukan jasadnya. Giustiniani sendiri meninggalkan kota dengan pasukan Genoa-nya. Kardinal Isidor sendiri lolos dengan menyamar sebagai budak melalui Galata, dan Pangeran Orkhan gugur di peperangan.
Alhamdulillah atas izin Allah Kota Konstantinopel akhirnya dapat direbut oleh pasukan Kaum Muslimin. Penduduk kota berbondong-bondong berkumpul di Hagia Sophia/ Aya Sofia.
Sultan Muhammad Al-Fatih kemudian berpidato dan mengungkapkan bahwa akan memberikan perlindungan kepada semua penduduk, siapapun, baik Yahudi maupun Kristen karena mereka(penduduk) termasuk non muslim dzimmy (kafir yang harus dilindungi karena membayar jizyah/pajak), muahad (yang terikat perjanjian), dan musta’man(yang dilindungi seperti pedagang antar negara) bukan non muslim harbi (kafir yang harus diperangi).
Pada saat itu Hagia Sophia pun akhirnya dijadikan masjid dan gereja-gereja lain tetap sebagaimana fungsinya bagi penganutnya tanpa ada yang dirusak.
Dari berbagai sumber.
[islamedia/mh]


Kamis, 29 September 2016

KISAH NYATA 9 Mimpi Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad saw bersabda:


"Sesungguhnya aku telah mengalami MIMPI2 yang menakjubkan pada malam aku sebelum di Israqkan........"

1. Aku telah melihat seorang dari umatku telah di datang oleh malaikatul maut dengan keadaan yg amat mengerunkan untuk mengambil nyawanya,maka malaikat itu terhalang perbuatannya itu disebabkan oleh KETAATAN DAN KEPATUHANNYA KEPADA KEDUA IBUBAPANYA.
 

2. Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan azab kubur yang amat menyiksakan, diselamatkan oleh berkat WUDUKNYA YANG SEMPURNA.

3. Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan dan iblis-iblis lakhnatullah, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA YANG TULUS IKHLAS kepada Allah.

4. Aku melihat bagaimana umatku diseret dengan rantai yang diperbuat daripada api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulut dan dikeluarkan rantai tersebut ke duburnya oleh malaikut Ahzab, tetapi SOLATNYA YANG KHUSUK DAN TIDAK MENUNJUK-NUNJUK telah melepaskannya dari seksaan itu.

5. Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga di halang dari meminumnya,ketika itu datanglah pahala PUASANYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT memberi minum hingga ia merasa puas.

6. Aku melihat umatku cuba untuk mendekati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpulan-kumpulan, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUB DENGAN RUKUN YANG SEMPURNANYA sambil ke kumpulanku seraya duduk disebelahku.

7. Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadan gelap gelita di sekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang-benderang.

8. Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidak pun membalas bicaranya,maka menjelmalah SIFAT SILATURRAHIMNYA DAN TIDAK SUKA BERMUSUH-MUSUHAN SESAMA UMATKU lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya,lalu berbicara mereka dengannya. 

9. Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukanya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA YANG IKHLAS KERANA ALLAH SWT lalu menabir muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut. 

BERSABDA RASULULLAH SAW: "SAMPAIKANLAH PESANANKU KEPADA UMATKU
YANG LAIN WALAUPUN DENGAN SEPOTONG AYAT"
 SUMBER :mengumpulkan dari internet


arti seorang sahabat



sahabat adalah orang yang berani membantumu tetap berdiri walaupun seluruh dunia ingin menjatuhkanmu.kenang-kenangan kita bersama tidakkan pernah ku lupakan walaupun saat ini kita beda jurusan .kenangan yang konyol seperti main lempar -lemparan sepatu,tertawa bersama ,curhatan ku yang mungkin membuat kalian merasa bosan mendengarnya....dan setiap ada satu orang yang izin yang keluar empat orang he he he..dan yang paling parah lagi kita bongkar-bongkaran rahasia tentang cowok yang kita sukai .hal hal seperti itu tidak akan bisa kudapatkan dikelas yang baru ini,,aku juga tidak bisa melakukan hal yang aku sukai.kadang kalian jarang ke kelas ku untuk sekedar ngobrol bareng.ya,,, aku sih paham tugas kalian itu banyak dan kita punya kesibukan masing-masing .tapi aku hanya ingin kalian tidak melupakan semua yang kita alami di kelas x4.

kata kata mutiara penuntun hati

- ketika kesedihan menjatuhkan air mata
  maka Allah meminta kita untuk berusaha tersenyum.

- manusia belajar sakit, untuk mendapatkan sehat,
  aku belajar sakit hati untuk mendapat kan cinta sejati.

- menitipkan sukacita disetiap duka cita,
  menitipkan harapan di setiap keraguan

- pilih lah seseorang mampu mengerti pikiranmu 
  disaat kamu terdiam.yang mampu merasakan kasih sayangmu 
  di saat kamu sedang marah.

-orang yang pantas kamu cintai adalah 
 seseorang yang tidak pernah membuatmu menangis
 dan orang yang pernah membuat mu menangis karena disakiti ataupun 
tidak pernah di hargai,tidak pantas mendapatkan tulusnya cintamu.

- cintai lah seseorang sekedarnya saja, 
  boleh jadi suatu saat kamu membencinya
  dan bencilah seseorang sekedarnya saja
  boleh jadi kamu suatu saat  mencintainya

-curhatlah kepada ALLAH sang rabbimu,
 maka rahasia mu akan aman.
 cintai ALLAH  dengan setulus hatimu
 maka kamu tidak akan mengenal cinta bertepuk sebelah tangan.




Rabu, 28 September 2016

PENGETAHUAN SEPUTAR MASJID NABAWI




Masjid Nabawi tidak pernah sepi dikunjungi umat Islam dari seluruh dunia. Baik musim haji maupun musim umrah.

Di masjid suci, umat Islam mendapat kesempatan untuk mengunjungi makam Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar bin Khattab. Umat Islam juga mendapatkan kesempatan memperbanyak ibadah seperti shalat Arabain, beribadah di Raudah (taman surga) dan aktivitas ibadah lainnya.

Saat ini, Masjid Nabawi tengah mengalami perluasan. Ini mengingat semakin banyak umat Islam yang datang setiap tahunnya. Berbagai fasilitas juga diperbaiki sehingga membuat nyaman umat Islam yang beribadah di sana.

Senin, 26 September 2016

Syukur di Kala Meraih Sukses

Di kala impian belum terwujud, kita selalu banyak memohon dan terus bersabar menantinya. Namun di kala impian sukses tercapai, kadang kita malah lupa daratan dan melupakan Yang Di Atas yang telah memberikan berbagai kenikmatan. Oleh karenanya, apa kiat ketika kita telah mencapai hasil yang kita idam-idamkan? Itulah yang sedikit akan kami kupas dalam tulisan sederhana  ini.
Akui Setiap Nikmat Berasal dari-Nya
Inilah yang harus diakui oleh setiap orang yang mendapatkan nikmat. Nikmat adalah segala apa yang diinginkan dan dicari-cari. Nikmat ini harus diakui bahwa semuanya berasal dari Allah Ta’ala dan jangan berlaku angkuh dengan menyatakan ini berasal dari usahanya semata atau ia memang pantas mendapatkannya. Coba kita renungkan firman Allah Ta’ala,
لا يَسْأَمُ الإنْسَانُ مِنْ دُعَاءِ الْخَيْرِ وَإِنْ مَسَّهُ الشَّرُّ فَيَئُوسٌ قَنُوطٌ
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” (QS. Fushshilat: 49). Atau pada ayat lainnya,
وَإِذَا أَنْعَمْنَا عَلَى الْإِنْسَانِ أَعْرَضَ وَنَأَى بِجَانِبِهِ وَإِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُو دُعَاءٍ عَرِيضٍ
“Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa.” (QS. Fushshilat: 51)
Inilah tabiat manusia, yang selalu tidak sabar jika ditimpa kebaikan atau kejelekan. Ia akan selalu berdo’a pada Allah agar diberikan kekayaan, harta, anak keturunan, dan hal dunia lainnya yang ia cari-cari. Dirinya tidak bisa merasa puas dengan yang sedikit. Atau jika sudah diberi lebih pun, dirinya akan selalu menambah lebih. Ketika ia ditimpa malapetaka (sakit dan kefakiran), ia pun putus asa. Namun lihatlah bagaimana jika ia mendapatkan nikmat setelah itu? Bagaimana jika ia diberi kekayaan dan kesehatan setelah itu? Ia pun lalai dari bersyukur pada Allah, bahkan ia pun melampaui batas sampai menyatakan semua rahmat (sehat dan kekayaan) itu didapat karena ia memang pantas memperolehnya. Inilah yang diisyaratkan dalam firman Allah Ta’ala,
وَلَئِنْ أَذَقْنَاهُ رَحْمَةً مِنَّا مِنْ بَعْدِ ضَرَّاءَ مَسَّتْهُ لَيَقُولَنَّ هَذَا لِي
“Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: “Ini adalah hakku.”(QS. Fushshilat: 50)
Sifat orang beriman tentu saja jika ia diberi suatu nikmat dan kesuksesan yang ia idam-idamkan, ia pun bersyukur pada Allah. Bahkan ia pun khawatir jangan-jangan ini adalah istidroj (cobaan yang akan membuat ia semakin larut dalam kemaksiatan yang ia terjang). Sedangkan jika hamba tersebut tertimpa musibah pada harta dan anak keturunannya, ia pun bersabar dan berharap karunia Allah agar lepas dari kesulitan serta ia tidak berputus asa.[1]


Sumber: https://muslim.or.id/4072-syukur-di-kala-meraih-sukses.html


Menggapai Kesuksesan
Kita diciptakan didunia ini untuk satu hikmah yang agung dan bukan hanya untuk bersenang-senang dan bermain-main. Tujuan dan himah penciptaan ini telah dijelaskan dalam firman Allah:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَاْلإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ مَآأُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَآ أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ إِنَّ اللهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya memberi Aku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh” (QS. Adz Dzariyat: 56-58)
Allah telah menjelaskan dalam ayat-ayat ini bahwa tujuan asasi dari penciptaan manusia adalah ibadah kepadaNya saja tanpa berbuat syirik. Sehingga Allah pun menjelaskan salahnya dugaan dan keyakinan sekelompok manusia yang belum mengetahui hikmah tersebut dengan menyakini mereka diciptakan tanpa satu tujuan tertentu dalam firmanNya :
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لاَ تُرْجَعُونَ
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami” (QS. 23:115)
Ayat yang mulia ini menjelaskan bahwa manusia tidak diciptakan secara main-main saja, namun diciptakan untuk satu hikmah. Allah tidak menjadikan manusia hanya untuk makan, minum dan bersenang-senang dengan perhiasan dunia, serta tidak dimintai pertanggung jawaban atas semua prilakunya didunia ini. Tentu saja jawabannya adalah kita semua diciptakan untuk satu himah dan tujuan yang agung dan dibebani perintah dan larangan, kewajiban dan pengharaman, untuk kemudian dibalas dengan pahala atas kebaikan dan disiksa atas keburukan (yang dia amalkan) serta (mendapatkan) suurga atau neraka.
Demikianlah seorang manusia yang ingin sukses harus dapat bersikap profesional dan proporsional dalam mencapai tujuan tersebut, sebab sesungguhnya tujuan akhir seorang manusia adalah mewujudkan peribadatan kepada Allah dengan iman dan taqwa. Oleh karena itu orang yang paling sukses dan paling mulia disisi Allah adalah yang paling taqwa, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah:
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. 49:13)
Namun untuk mencapai kemulian tersebut membutuhkan dua hal:
  1. I’tisham bihablillah. Hal ini dengan komitmen terhadap syariat Allah dan berusaha merealisasikannya dalam semua sisi kehidupan kita. Sehingga dengan ini kita selamat dari kesesatan. Namun hal inipun tidak cukup tanpa perkara yang berikutnya, yaitu;
  2. I’tisham billah. Hal ini diwujudkan dalam tawakkal dan berserah diri serta memohon pertolongan kepada Allah dari seluruh rintangan dan halangan mewujudkan yang pertama tersebut. Sehingga dengannya kita selamat dari rintangan mengamalkannya.
Sebab seorang bila ingin mencapai satu tujuan tertentu, pasti membutuhkan dua hal, pertama, pengetahuan tentang tujuan tersebut dan bagaimana cara mencapainya dan kedua, selamat dari rintangan yang menghalangi terwujudnya tujuan tersebut.
Imam Ibnu Al Qayyim menyatakan: “Poros kebahagian duniawi dan ukhrawi ada pada i’tisham billahi dan i’tisham bihablillah. Tidak ada kesuksesan kecuali bagi orang yang komitmen dengan dua hal ini. Sedangkan i’tisham bihablillah melindungi seseorang dari kesesatan dan i’tisham billahi melindungi seseorang dari kehancuran. Sebab orang yang berjalan mencapai (keridhaan) Allah seperti seorang yang berjalan diatas satu jalanan menuju tujuannya. Ia pasti membutuhkan petunjuk jalan dan selamat dalam perjalanan, sehingga tidak mencapai tujuan tersebut kecuali setelah memiliki dua hal ini. Dalil (petunjuk) menjadi penjamin perlindungan dari kesesatan dan menunjukinya ke jalan (yang benar) dan persiapan, kekuatan dan senjata menjadi alat keselamatan dari para perampok dan halangan perjalanan. i’tisham bihablillah memberikan hidayah petunjuk dan mengikuti dalil sedang i’tisham billahi memberikan kesiapan, kekuatan dan senjata yang menjadi penyebab keselamatannya di perjalanan” (Bada’i Al Tafasir Al Jaami’ Litafsir Imam Ibni Qayyim Al Jauziyah, karya Yasri Al Sayyid Muhammad, terbitan Dar Ibnul Jauzi 1/506-507).
Oleh karena itu hendaknya kita menekuni bidang kita masing-masing sehingga menjadi ahlinya tanpa meninggalkan upaya mengenal, mengetahui dan mengamalkan ajaran islam yang merupakan satu kewajiban pokok setiap muslim. Agar dapat mencapai tujuan penciptaan tersebut dengan menjadikan keahlian dan kemampuan kita sebagai sarana ibadah dan peningkatan iman dan takwa kita semua.
Tentu saja hal ini menuntut kita untuk dapat mengambil faedah dan pengetahuan tantang syariat sebagai wujud syukur kita atas nikmat yang Allah anugerahkan. Semua itu agar mereka mengakui bahwa mereka adalah makhluk yang tunduk dan diatur dan mereka memiliki Rabb yang maha pencipta dan maha mengatur mereka.
Mudah-mudahan bermanfaat.
—
Penulis: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.
Artikel Muslim.Or.Id


Sumber: https://muslim.or.id/10353-iman-dan-taqwa-landasan-mencapai-kesuksesan.html

from : https://muslim.or.id/10353-iman-dan-taqwa-landasan-mencapai-kesuksesan.html

Kata Kata Bijak Islami

from : http://dewikata.blogspot.co.id/2015/04/kata-kata-bijak-islami-menyentuh-hati.html
Tidak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, begitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti. 
Karena cinta semua yang pahit akan menjadi manis. Karena cinta tembaga akan menjadi emas. Karena cinta sampah menjadi jernih. Karena cinta yang mati akan menjadi hidup dan karena cinta yang raja akan menjadi budak. 
Sesungguhnya kebenaran dapat menjadi lemah karena perselisihan dan perpecahan dan kebathilan sebaliknya dapat menjadi kuat dengan persatuan dan kekompakan. 
Tidak diterima ucapan tanpa perbuatan, tidak akan lurus (benar) ucapan dan perbuatan tanpa niat, dan tidak lurus (benar) ucapan, perbuatan dan niat, kecuali dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. 
Kesabaran itu bermahkota keimanan. Orang yang kehilangan kesabarannya sama dengan tidak beriman. Nabi bersabda bahwa allah tidak memberikan iman kepada orang yang bersifat pemarah. 
Diantara tanda seseorang mengikuti nawa nafsu adalah bersegera melakukan amaliyah-amaliyah yang sunnah namun malas untuk menegakkan yang bersifat wajib. 
Jika hanya sebatas keluar dari lisan, niscaya hanya akan sampai ke telinga. Namun, jika yang keluar dari hati niscaya akan sampai ke hati. 
Wahai hati, kembalilah kepada sejatimu, karena jauh di dalam dirimu, engkau akan menemukan jalan menuju tuhan yang tercinta. 
Nikmat sehat akan terasa jika kita pernah sakit. Nikmat harta akan terasa jika kita pernah susah, dan nikmat hidup akan terasa jika kita pernah mendapatkan musibah. Musibah adalah awal dari kenikmatan hidup... Bahagianya hidup dengan manisnya iman dan menjadikan allah sebagai tujuan hidup.  
Sanjungan orang lain yang ditujukan kepadamu, itu karena indahnya penutup allah yang ada padamu atas aibmu.
KUNCI SUKSES MENGAIS REZEKI
Oleh
Ustadz Abu Ahmad Zaenal Abidin bin Syamsuddin
Masalah rezeki merupakan salah satu perkara yang banyak menyita perhatian manusia, sehingga ada sebagian yang menjadi budak dunia. Bahkan lebih parah lagi, sejumlah besar umat Islam memandang bahwa berpegang dengan ajaran Islam akan menyempitkan peluang dalam mengais rezeki. Ada sejumlah orang yang masih mau menjaga sebagian kewajiban syariat Islam, tetapi mereka mengira bahwa jika ingin mendapat kemudahan di bidang materi dan kemapanan ekonomi, hendaknya menutup mata dari sebagian aturan Islam, terutama berkenaan dengan etika bisnis dan hukum halal haram. Padahal Sang Khalik mensyariatkan agamaNya bukan hanya sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam perkara akhirat saja, tetapi sekaligus menjadi pedoman sukses di dunia juga, seperti doa yang sering dipanjatkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : Wahai Rabb kami, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka. [Al Baqarah:201]
Islam tidak membiarkan seorang muslim kebingungan dalam berusaha mencari nafkah. Islam telah memberikan solusi tuntas dan mengajarkan etika cara sukses mengais rezeki, membukakan pintu kemakmuran dan keberkahan. Kegiatan usaha dalam kaca mata Islam memiliki kode etik dan aturan, jauh dari sifat tamak dan serakah, sehingga mampu membentuk sebuah usaha yang menjadi pondasi masyarakat madani.
PUJIAN KEPADA ORANG YANG MENCARI NAFKAH
Allah hanya menghalalkan usaha yang bersih dan mengharamkan usaha yang kotor. Seorang muslim tidak boleh menghalalkan segala cara dalam mengais rezeki, lantaran demi mengejar keuntungan semu yang memikat serta menggiurkan.
Harta yang bersih dan halal sangat berpengaruh positif pada gaya hidup dan perilaku manusia, bahkan menentukan diterimanya ibadah dan terkabulnya doa. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya) : “Wahai, manusia! Sesungguhnya Allah Maha Bersih, tidak menerima kecuali yang bersih. Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang beriman seperti memerintahkan kepada para utusanNya, maka Allah berfirman: Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. [Al Mukminun : 51].
Dan Allah berfirman (artinya) : “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik, yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada Allah kamu menyembah”. [Al Baqarah : 172].
Kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan kisah seseorang yang sedang bepergian sangat jauh, berpakaian compang-camping, berambut kusut, mengangkat tangan ke atas langit tinggi-tinggi dan berdoa: “Ya, Rabbi! Ya, Rabbi!” sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan darah dagingnya tumbuh dari yang haram; maka bagaimana terkabul doanya?[1]
Berlomba secara sehat dalam mengais rezeki tidak tercela, asalkan dengan menempuh cara yang benar dan usaha yang halal. Bahkan beribadah sambil berusaha pun diperbolehkan, Allah berfirman (artinya) : “Tidak ada dosa bagimu mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Rabb-mu. Maka apabila kamu telah bertolak dari ‘Arafah, berdzikirlah kepada Allah di Masy’aril Haram. Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkanNya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang -orang yang sesat”. [Al Baqarah : 198].
Abu Umar Ibnu Abdul Bar berkata: “Setiap harta yang tidak menopang ibadah kepada Allah, dan dikonsumsi untuk kepentingan maksiat serta mendatangkan murka Allah, tidak dimanfaatkan untuk menunaikan hak Allah dan kewajiban agama, maka harta tersebut tercela. Adapun harta yang diperoleh lewat usaha yang benar sementara hak-hak harta ditunaikan secara sempurna, dibelanjakan di jalan kebaikan untuk meraih ridha Allah, maka harta tersebut sangat terpuji”. [2]
Allah berfirman (artinya) : “Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. ” [Al A’raaf:10].
Ibnu Katsir berkata: “Allah mengingatkan kepada seluruh umat manusia tentang karuniaNya (yang) berupa kehidupan yang mapan di muka bumi, dilengkapi dengan gunung-gunung yang terpancang kokoh, sungai-sungai yang mengalir indah, dan tanah yang siap didirikan tempat tinggal dan rumah hunian, serta Allah menurunkan air hujan berasal dari awan. Dan Allah juga memudahkan kepada mereka untuk mengais rezeki dan membuka peluang maisyah (penghidupan) dengan berbagai macam usaha, bisnis dan niaga; namun sedikit sekali mereka yang mau bersyukur”.[3]
Allah berfirman. (artinya) : “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” [Al Jumu’ah : 10].
Tentang makna firman Allah “maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah” Imam Al Qurthubi menjelaskan : “Apabila kalian telah menunaikan shalat Jum’at, maka bertebaranlah kamu di muka bumi untuk berdagang, berusaha dan memenuhi berbagai kebutuhan hidupmu”. [4]
Nabi juga pernah mengatakan kepada Sa’ad bin Abi Waqqas: “Sesungguhnya bila kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan berkecukupan, (itu) lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam kekurangan menjadi beban orang lain”.[5]
Dari Ayyub, bahwa Abu Qilabah berkata: “Dunia tidak akan merusakmu selagi kamu masih tetap bersyukur kepada Allah,” maka Ayyub berkata bahwa Abu Qilabah berkata kepadaku: “Wahai, Ayyub! Perhatikan urusan pasarmu dengan baik, karena hidup berkecukupan termasuk bagian dari sehat wal afiat”.[6]
Yusuf bin Asbath berkata, bahwa Sufyan Ats Tsauri berkata kepadaku: “Aku meninggalkan harta kekayaan sepuluh ribu dirham yang nanti dihisab oleh Allah, lebih aku cintai daripada aku hidup meminta-minta dan menjadi beban orang lain.[7]
Beberapa atsar (riwayat) dari para ulama mulia di atas, menepis anggapan bahwa mencari nafkah dengan cara yang benar agar hidup mandiri dan tidak menjadi beban orang lain merupakan cinta dunia yang menodai sikap kezuhudan. Padahal tidaklah demikian. Abu Darda’ berkata: “Termasuk tanda kefahaman seseorang terhadap agamanya, adanya kemauan untuk mengurusi nafkah rumah tangganya”.[8]
ISLAM MENCELA PEMALAS DAN PEMINTA-MINTA
Islam sangat mencela pemalas dan membatasi ruang gerak peminta-minta serta mengunci rapat semua bentuk ketergantungan hidup dengan orang lain. Sebaliknya, Al Qur’an sangat memuji orang yang bersabar dan menahan diri tidak meminta uluran tangan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidup, karena tindakan tersebut akan menimbulkan berbagai macam keburukan dan kemunduran dalam kehidupan. Allah berfirman (artinya) : “(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. [Al Baqarah : 273].
Imam Ibnul Jauzi berkata: “Tidaklah ada seseorang yang malas bekerja, melainkan berada dalam dua keburukan. Pertama, menelantarkan keluarga dan meninggalkan kewajiban dengan berkedok tawakkal, sehingga hidupnya menjadi batu sandungan buat orang lain dan keluarganya berada dalam kesusahan. Kedua, demikian itu suatu kehinaan yang tidak menimpa, kecuali kepada orang yang hina dan gelandangan. Sebab, orang yang bermartabat tidak akan rela kehilangan harga diri hanya karena kemalasan dengan dalih tawakkal yang sarat dengan hiasan kebodohan. Boleh jadi seseorang tidak memiliki harta, tetapi masih tetap punya peluang dan kesempatan untuk berusaha”.[9]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi jaminan surga bagi orang yang mampu memelihara diri tidak meminta-minta. Dari Tsauban, (ia) berkata bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ تَكَفَّلَ لِي أَنْ لَا يَسْأَلَ النَّاسَ شَيْئًا وَأَتَكَفَّلُ لَهُ بِالْجَنَّةِ َفَقُلْتُ أَنَا فَكَانَ لَا يَسْأَلُ أَحَدًا شَيْئًا
“Barangsiapa yang bisa menjaminku untuk tidak meminta-minta suatu kebutuhan apapun kepada seseorang, maka aku akan menjamin dengan surga. Aku berkata: “Saya.” ِMaka ia selama hidupnya tidak pernah meminta-minta kepada seseorang suatu kebutuhan apapun”. [10]
Seorang muslim harus berusaha hidup berkecukupan, memerangi kemalasan, semangat dalam mencari nafkah, berdedikasi dalam menutupi kebutuhan, dan rajin bekerja demi memelihara masa depan anak agar mampu hidup mandiri, tidak menjadi beban orang lain. Sebab, pemalas yang menjadi beban orang dan pengemis yang menjual harga diri, merupakan manusia paling tercela dan sangat dibenci Islam. Ditegaskan dalam sebuah hadits dari Abdullah Ibnu Umar, bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَا تَزَالُ الْمَسْأَلَةُ بِأَحَدِكُمْ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ فِي وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ
“Tidaklah sikap meminta-minta terdapat pada diri seseorang di antara kalian, kecuali ia bertemu dengan Allah sementara di wajahnya tidak ada secuil daging pun”. [11]
Agama Islam mengajak umatnya agar bersikap mandiri dalam hidup. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan doa agar kita berlindung dari sifat malas, lemah, tidak berdaya, pengecut, bakhil dan menjadi beban orang lain.
عَنْ أَنَس ابنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ الله يَقُوْلُ فِي دُعَائِهِ : اَلَّلهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبُنِ وَالْبُخْلِ وَاْلَهَرَمِ وَالْقَسْوَةِ وَاْلغَفْلَةِ وَالْعَيْلَةِ وَالذِّلَّةِ وَالْمَسْكَنَةِ وَأُعُوْذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْكُفْرِ وَالْفُسُوْقِ وَالشَّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَالسُّمْعَةِ وَالرِّيَاءِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الصَّمَمِ وَالْـبَكَمِ وَالْجُنُوْنِ وَالْجُذَامِ وَالْبَرَصِ وَسَيئِّ اْلَأسْقَامِ .
“Dari Anas bin Malik berkata, bahwa Rasulullah selalu membaca dalam doanya: “Ya, Allah! Aku berlindung diri kepadaMu dari tidak berdaya, malas, pengecut, bakhil, lanjut usia, kekerasan hidup, lalai, melarat, kehinaan, dan kerendahan. Aku berlindung kepadaMu dari kemiskinan, kekufuran, kefasikan, kesesatan, kemunafikan, sum’ah dan riya’. Dan aku berlindung kepadaMu dari penyakit tuli, bisu, penyakit kusta, penyakit kulit dan seluruh penyakit yang buruk”.[12]
Sikap malas, hidup yang hanya menjadi beban orang lain dan meminta-minta merupakan perbuatan yang sangat dibenci Islam. Oleh karena itu, seorang muslim harus rajin bekerja dan bersungguh-sungguh berusaha. Meninggalkan anak cucu dalam kondisi berkecukupan lebih baik dari pada mereka hidup terlunta-lunta menjadi beban orang lain, seperti disebutkan dalam firman Allah. (artinya) : “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”. [An Nisaa’:9].
from : https://almanhaj.or.id/2770-kunci-sukses-mengais-rezeki.html
Siapapun Anda bisa Sukses sekarang juga! Karena kalau tidak sekarang, kapan lagi?

Hari berlalu tanpa bisa Anda hentikan. Umur Anda pun terus bertambah, yang itu berarti masa hidup Anda di planet ini makin berkurang. Bukankah sudah saatnya Anda menikmati kesuksesan dalam kehidupan Anda, sekarang juga? Bukan nanti bila sudah renta?
Hidup ini indah dan diciptakan untuk kita nikmati. Bila mengetahui rahasia dan memiliki kuncinya, kehidupan sukses total bisa Anda nikmati. Siapapun Anda. Semua manusia diciptakan agar sukses di semua aspek kehidupannya, sampai saat mereka "kembali" nanti. Tidak ada orang yang ditakdirkan miskin atau menderita. 
Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) 
di muka bumi sampai waktu yang ditentukan.

~   Qur'an: Al A'raf: 24   ~


From : http://www.suksestotal.com/

NASEHAT ISLAMI Aku dan kamu kawan, semoga kita selalu diberi kekuatan serta kemauan untuk berlomba dalam berbuat kebaikan Jagalah Iman dengan banyak mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian... Perteguh iman dengan pandai memilah antara kebaikan dan keburukan. Jaga diri dari kemaksi4tan.. Perbagus iman dengan seringkan ibadah sunnah, sholat sunnah, berprilaku ikuti sunnah Rasulullah.. Perkaya iman dengan berdizikir, munajat, muhasabah, dan bersujud menyembah, beribadah kepada Allah.. Perkokoh iman dengan berkumpul bersama orang-orang yang sholeh/ah, yang gemar dan cinta berbuat kebaikan.. Pertebal iman dengan membaca Al Qur'an, pelajari, renungi, dan jangan pernah bosan..

Minggu, 25 September 2016

BOS YANG MENYAMAR Seorang bos di sebuah perusahaan besar tiba-tiba melakukan inspeksi mendadak ke pabriknya untuk melihat kinerja para karyawannya. Di pabrik keempat, ia menemukan seorang pria muda yang tengah bersandar di dekat pintu, nampaknya ia tengah bersantai. Semua pekerja yang ada diruangan itu tengah sibuk bekerja, kecuali dirinya. Si bos segera menghampir pemuda tersebut dan bertanya, "Berapa gajimu seminggu?" Dengan sedikit terkejut, pemuda itu melihat ke arah si bos dan berkata, "Hmmmm sekitar 100.000 per minggu, kenapa memangnya?" Si bos mengeluarkan dompetnya dan mengambil dua lembar uang 100 ribu-an. Ia mengulurkannya pada si pemuda, "Ini gajimu untuk dua minggu dan cepat pergi dari sana. Aku tak mau melihatmu lagi!" Dengan keterkejutan luar biasa dan juga takut, si pemuda segera meninggalkan tempat tersebut tanpa banyak bicara. Lalu dengan muka berwibawa si bos melihat para stafnya yang sedari tadi memperhatikan adegan itu. "Adakah yang tahu, dari divisi manakah pemuda pemalas tersebut?" tanyanya. Suasana menjadi hening sampai akhirnya seorang staf menjawab dengan sedikit ketakutan, "Ia tak bekerja disini. Ia adalah pengantar pizza yang mengantar pesanan personalia..." from : http://ceritalucu.gen22.net